Australia Jalankan Kereta Api Otonom

By: Handayani | Berita IT | 11 Jan 2019 | Dibaca: 58 kali

Australia diberitakan telah mengoperasikan sistem kereta api otonom yang pengoperasiaannya dipegang oleh perusahaan tambang Rio Tinto. Kereta ini beroperasi dari tempat tambang ke pelabuhan tanpa bantuan manusia sama sekali. Kereta AutoHaul ini meluncur di jalur pergi-pulang sepanjang 800 kilometer. Untuk menyelesaikan perjalanan termasuk untuk bongkar muat kargo, dibutuhkan waktu 40 jam. Jaringan rel ini dibangun di wilayah Pilbara di Barat Australia. Sebagai kereta api otomatis, kereta ini dijuluki sebagai robot terbesar didunia. 

Juru bicara Rio Tinto menyebutkan bahwa kerta api tersebut merupakan jaringan kereta api otonom penuh, jarak jauh, dan bermuatan berat pertama di dunia. Ia menyebut bahwa proyek ini bernilai US0 juta dan akan memudahkan produktivitas dan fleksibilitas 1.600 jaringan tambang bijih besi mereka yang terbentang sejauh 1.700 kilometer dengan dua pelabuhan mereka. Disebutkan bahwa ada sekitar 200 lokomotif yang beroperasi di jalur tersebut. Tiap lokomotif telah dioperasikan secara otomatis dan dikendalikan dari pusat operasional mereka di Perth dan pada tiap lokomotif telah dilengkapi dengan kamera yang digunakan untuk mengawasi jalannya kereta.

Rio Tinto sebenarnya telah intensif mengembangkan otomasi ini sejak 10 tahun lalu untuk mengefisiensikan produksi dan mendorong keuntungan yang lebih besar. Meski demikian, pihak Rio Tinto menyebutkan bahwa operasional kereta api ini tidak akan diikuti dengan pemecatan pegawai pada 2019. Penggunaan kereta api otonom ini menurut mereka akan mengurangi kebutuhan pergantian masinis. Hal ini juga akan meningkatkan keamanan akibat insiden dan batas kecepatan kereta. 

 

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!

© Copyrigth @ BeritaNet.co.id 2019
beritanet.co.id v. 0.0.0.2015