Kecanduan Game Masuk Kategori Gangguan Mental (Bagian 1)

By: IY**** | Berita IT | 06 Jan 2018 | Dibaca: 303 kali

Kecanduan game kini masuk dalam kategori gangguan mental. Demikian ketetapan organisasi kesehatan dunia (WHO). Merujuk pada dokumen klasifikasi penyakit internasional ke-11 (Internatioal Classified Disease/ICD) yang dikeluarkan WHO, gangguan penyakit baru ini diberi nama gaming disorder.

Nama yang baru saja disebut menggambarkan perilaku bermain game dengan gigih dan berulang dan mengesampingkan kepentingan hidup lainnya. Pecandu game bisa dilihat dari 3 perilaku. Apa saja itu, berikut ulasannya.

Pertama, ia akan bermain game secara berlebihan baik dari segi frekuensi, durasi maupun intensitas. Kedua, penderita gaming disorder lebih mengutamakan bermain game. Apabila hal ini terus terjadi, bisa berimbas pada gejala ketiga, yaitu tetap melanjutkan bermain meski sadar jika gejala atau dampak negatif pada tubuh mulai muncul.

Apabila sudah mengidap 3 gejala tersebut di atas, seorang gaming disorder harus segera ditangani. WHO mengarahkan untuk menangani gangguan tersebut dibutuhkan waktu setahun melalui arahan psikiater. Akan tetapi, penyembuhan bisa lebih lama lagi jika gangguan yang diidap ternyata sangat parah.

Sementara itu, penetapan gaming disorder sebagai gangguan mental mendapat sambutan positif dari dokter spesialis kecanduan teknologi dari Rumah sakit Nightgale di London, Richard Graham. Ia menilai perilaku bermain game secara sudah seharusnya mendapatkan penanganan medis yang serius.

Sejauh ini, ia telah melihat ada 50 kasus kecanduan digital setiap tahunnya. Kriteria tersebut didasarkan pada pengaruh kecanduan yang berdampak pada kebutuhan sehari hari seperti tidur, makan, sekolah, dan bersosialisasi.

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!

© Copyrigth @ BeritaNet.co.id 2018
beritanet.co.id v. 0.0.0.2015