Kisah Remaja Pakistan yang Jadi Hacker Baik (Bagian 3-Habis)

By: IY**** | Berita IT | 19 May 2017 | Dibaca: 149 kali

Usia Tahir untuk mengikuti bug bounty di Microsoft pun terbilang ‘prematur’. Pasalnya, raksasa software itu menetapkan usia minimal peserta program tersebut minimal 14 tahun. Beruntung, kemahiran Tahir membawanya pada nasib baik.

Berkat celah yang ia temukan, ia pun berhak menarik bayaran 500 dolar AS dari pembesut OS Windows itu saat usianya sudah 14 tahun pada Juli mendatang. Sementara itu, dari hasil berburu bug dan melaporkan ke perusahaan-perusahaan itu,Tahir mulai bisa mendapatkan penghasilan sendiri. Dari hasil keringatnya sendiri, ia bisa membeli iPhone 7 dan sedang menambung untuk membeli mobil yang bisa ia gunakansaat sudah berusia 18 tahun nanti dan memiliki SIM.

Tahir mengaku saat sudah dewasa nanti ingin menjadi software engineer sambil terus melakoni bug bounty sebagai pekerjaan sampingan. Ia pun ingin membuat dunia internet aman dan menyebarkan ilmu hacking yang dimilikinya melalui tutorial YouTube. “Semakin banyak hacker yang bekerja, semakin banyak bug ditemukan, semakin aman pula perusahaan-perusaan itu. Sederhana saja sebenarnya,” katanya seperti dikutip dari NBC News, Selasa (16/5/2017).

Tahir menyatakan bangga dengan kemampuannya membantu mengamankan internet, terlebih mengingat ke depan perang siber sangat mungkin terjadi. “Saya bangga bisa ikut membantu mengamankan internet dan dunia,” kata si hacker muda itu. “Ini karena mungkin peperangan berikutnya akan berlangsung di jagat cyber,” terusnya.

diggdel.icio.usfacebookredditstumbleuponTechnoratiYahoo Buzz!

© Copyrigth @ BeritaNet.co.id 2017
beritanet.co.id v. 0.0.0.2015